Manusia Terlalu Manusia

​Kenapa dulu ia terus  menjejali hidupnya dengan ketenangan? Kenapa ia selalu menenangkan hatinya dari kekhawatiran akan hidup yang sia-sia, fana? Kenapa dulu ia begitu senang dijejali dengan segala omong kosong soal kepastian dan…ketenangan, begah, hingga muntah pun tak sudi? Dan, kenapa kini ia berbahagia dengan kewaspadaan? Kenapa ia selalu tersenyum ketika berpapasan dengan ketidakpastian? Kenapa… Continue reading Manusia Terlalu Manusia

Kontemplasi: Kehendak

“Manusia bisa mewujudkan Kehendaknya, tapi ia tidak bisa menghendaki Kehendaknya.” -Arthur Schopenhauer     Apa hal paling primordial dalam diri manusia, yang paling murni,yang ada pada setiap kita?             Kant membagi realita jadi dua, fenomena dan noumena. Fenomena adalah sebuah representasi dari noumena; fenomena dirasa secara indrawi dan rasional, noumena tidak. Fenomena menampakkan diri, noumena… Continue reading Kontemplasi: Kehendak

Filsafat Negasi: Menegasikan Filsafat

Judul: Filsafat Negasi Penulis: Muhammad Al-Fayyadl Penerbit: Aurora Tahun: 2016 Halaman: 158 Sedikit yang penulis ketahui soal pribadi Muhammad ‘Gus Fay’ Al-Fayyadl, selain statusnya sebagai seorang santri Nahdliyin dan alumnus Universite Paris 8. Dua latar belakang akademis yang saling berlawanan itu sekiranya cukup dijadikan pertimbangan untuk memperkirakan apa yang hendak ia bicarakan. Buat penulis pribadi,… Continue reading Filsafat Negasi: Menegasikan Filsafat

film x dokumenter x kebenaran

Film adalah satu bentuk seni yang diekspresikan oleh manusia lewat gambar dan suara. Film mungkin juga bisa dibilang sebagai satu inkarnasi teater di era kamera. Sebagaimana fotografi yang menjelma dari lukisan. Hal ini terus diperdebatkan, antara film dan teater, fotografi dan seni lukis, mana yang lebih unggul dan luhung. Jika menengok ke belakang, teater setidaknya… Continue reading film x dokumenter x kebenaran

Kucing

Aku mendengar mereka berbicara. Aku mengerti apa yang mereka bicarakan. Tapi, mereka tidak tahu kalau aku paham perkataan mereka.             Mereka seringnya berkumpul di teras. Menunggu beberapa potong ikan basah yang sengaja kubeli 'tiap pagi. Entah sejak kapan aku bisa mendengar dan memahami omongan mereka. Awalnya menyenangkan. Mereka terlihat bodoh karena tidak sadar kalau aku… Continue reading Kucing